Gemilang di Kancah Astronomi Nasional, Imroatul Munfaridah Juara 2 di PAAN 2026 dan RAC Fakultas Syariah UIN Ponorogo Masuk 10 Besar

Ponorogo – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh pegiat astronomi dari Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo. Imroatul Munfaridah, M.S.I., Koordinator Laboratorium Ilmu Falak Watoe Dhakon Observatory Fakultas Syariah sekaligus pembina Reog Astronomy Club (RAC), berhasil meraih peringkat kedua dalam kategori lima besar pemenang “Award” Pekan Astronomi Amatir Nasional (PAAN) 2026. Atas capaian tersebut, Imroatul Munfaridah memperoleh hadiah berupa teleskop sebagai bentuk apresiasi atas kontribusinya dalam pengembangan kegiatan astronomi amatir.

Penghargaan tersebut menjadi capaian penting bagi pengembangan astronomi amatir di lingkungan UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo. Tidak hanya prestasi personal, kiprah Imroatul juga menunjukkan konsistensi dalam mengembangkan kegiatan edukasi astronomi dan ilmu falak yang dilakukan melalui Watoe Dhakon Observatory serta berbagai aktivitas bersama komunitas astronomi.

Pada ajang yang sama, Reog Astronomy Club UIN Ponorogo berhasil menempati peringkat ke-9 dalam kategori 10 pemenang “Gift”. pencapaian tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap kontribusi RAC dalam menyemarakkan gerakan astronomi amatir di tingkat nasional. Dua capaian tersebut sekaligus menunjukkan bahwa kegiatan astronomi yang dikembangkan di Ponorogo memiliki ruang untuk berkontribusi dan dikenal dalam jejaring astronomi amatir Indonesia.

Pekan Astronomi Amatir Nasional (PAAN) 2026 merupakan sebuah gerakan edukasi keantariksaan tingkat nasional yang disepakati oleh komunitas astronom amatir dari berbagai penjuru Indonesia. Gerakan tersebut secara resmi dideklarasikan pada 5 Juli 2026 di Gunungkidul, Yogyakarta, dan menetapkan rentang waktu 6–12 Agustus sebagai pekan perayaan astronomi tahunan bagi komunitas astronomi amatir dan masyarakat umum.

PAAN 2026 menjadi momentum untuk memperluas akses masyarakat terhadap astronomi melalui berbagai kegiatan edukatif dan observasional. Semarak kegiatan tersebut juga diarahkan untuk turut memperingati Hari Keantariksaan Nasional dan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, sehingga astronomi tidak hanya ditempatkan sebagai bidang keilmuan, tetapi juga sebagai bagian dari gerakan edukasi dan kegiatan kemasyarakatan.

Berbagai agenda dapat dilaksanakan dalam rangkaian PAAN 2026, mulai dari Hari Keantariksaan dan observasi meteor Perseids, Astronomi Goes to School dan Star Party, pameran astrofotografi, sidewalk astronomy, workshop roket air, pelatihan ilmu falak, hingga kegiatan siaran langsung melalui YouTube, TikTok, dan Instagram. Ragam kegiatan tersebut memperlihatkan luasnya bentuk kontribusi yang dapat dilakukan komunitas astronomi amatir dalam memperkenalkan ilmu keantariksaan kepada masyarakat.

Kegiatan PAAN 2026 juga memberikan ruang bagi kegiatan astronomi yang ramah anak. Salah satunya melalui pembuatan proyektor rasi bintang sederhana atau peta bintang (planisphere). Selain itu, terdapat pula berbagai kompetisi seperti cerdas cermat, olimpiade mini, kontes fotografi objek langit atau astrofotografi, serta lomba astrofotografi menggunakan telepon seluler yang dapat diikuti oleh pelajar maupun masyarakat umum.

Dalam momentum tersebut, Imroatul Munfaridah mendaftarkan sejumlah kegiatan sebagai bentuk partisipasi dalam PAAN 2026. Atas nama Reog Astronomy Club, kegiatan yang didaftarkan adalah Astronomy Goes to Schools, sebuah program edukasi yang membawa pengenalan astronomi secara langsung ke lingkungan sekolah. Program ini sejalan dengan aktivitas RAC dalam memperkenalkan astronomi kepada generasi muda melalui pembelajaran yang komunikatif dan observasi langsung.

Sementara itu, atas nama pribadi, Imroatul Munfaridah turut mendaftarkan beberapa kegiatan astronomi lainnya, yaitu Family Star Party, Pengamatan Bulan 12 Rabiul Awal 1448 H, Pengamatan Bulan di Alun-Alun Ponorogo dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Ponorogo ke-530, Pengamatan Sunspot saat Sunset, serta Kegiatan Pengamatan Bersama Ar-Rasya Kost. Keberagaman kegiatan tersebut mencerminkan upaya menghadirkan astronomi dalam berbagai ruang kehidupan masyarakat.

Keikutsertaan tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa kegiatan astronomi amatir tidak harus selalu berlangsung dalam ruang akademik formal. Pengamatan benda langit dapat dikembangkan melalui kegiatan keluarga, lingkungan pendidikan, ruang publik, maupun komunitas. Dengan demikian, astronomi dapat menjadi sarana edukasi yang menyenangkan sekaligus membuka kesempatan bagi masyarakat untuk mengenal fenomena langit secara lebih dekat.

Capaian Imroatul Munfaridah dan Reog Astronomy Club juga tidak dapat dilepaskan dari semangat membangun jejaring antarkomunitas astronomi. Dalam berbagai kegiatan astronomi amatir, kolaborasi menjadi bagian penting untuk bertukar pengetahuan, pengalaman observasi, serta gagasan pengembangan edukasi astronomi. Jejaring tersebut juga memperkuat posisi komunitas lokal agar dapat berkontribusi dalam gerakan astronomi pada tingkat nasional.

Atas capaian dalam PAAN 2026 tersebut, apresiasi dan ucapan terima kasih disampaikan kepada Prof. Dr. Thomas Djamaluddin (BRIN), Dr. Budi Dermawan (HAI), serta seluruh anggota JOPI atas partisipasi, dukungan, dan kontribusinya dalam menyemarakkan kegiatan astronomi amatir. Semangat kebersamaan dari berbagai komunitas menjadi salah satu kekuatan penting dalam membangun ekosistem astronomi amatir di Indonesia.

Bagi Watoe Dhakon Observatory Fakultas Syariah UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo dan Reog Astronomy Club, penghargaan tersebut bukan sekadar capaian kompetitif, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus mengembangkan edukasi astronomi, ilmu falak, observasi langit, serta kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Hadiah teleskop yang diterima Imroatul Munfaridah diharapkan dapat semakin mendukung kegiatan observasi dan edukasi yang selama ini dilakukan, baik secara kelembagaan maupun bersama komunitas.

Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa konsistensi dalam mengembangkan kegiatan astronomi dapat menghasilkan kontribusi yang diapresiasi di tingkat nasional. Prestasi Imroatul Munfaridah sebagai Juara II kategori Award dan Reog Astronomy Club sebagai peringkat ke-9 kategori Gift PAAN 2026 menjadi capaian yang membanggakan bagi UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo sekaligus penguat semangat untuk terus membawa astronomi lebih dekat kepada masyarakat.

Kontributor : Tim RAC

Editor : FMC

Bagikan Artikel
Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
LANGUAGE »