Fakultas Syariah Gelar Workshop “Penggerak Keluarga Maslahah” sebagai Upaya Membangun Generasi Berakhlak dan Berperan di Masyarakat

Fasya Media Center – Ponorogo – Fakultas Syariah UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo kembali menunjukkan komitmennya dalam menanamkan nilai-nilai keislaman dan sosial kepada mahasiswa melalui kegiatan Workshop “Penggerak Keluarga Maslahah”, yang diselenggarakan di Aula Fakultas Syariah pada 21 Oktober 2025. Acara yang dikoordinatori oleh Program Studi Hukum Keluarga Islam,  diikuti oleh puluhan mahasiswa dan mahasiswi dari berbagai program studi di lingkungan Fakultas Syariah dengan semangat yang tinggi dan antusiasme luar biasa.

Workshop ini bertujuan untuk membekali mahasiswa agar mampu menjadi agen perubahan (agent of change) dalam kehidupan berkeluarga dan bermasyarakat, khususnya dalam membangun keluarga yang berlandaskan prinsip maslahah, yaitu kemaslahatan, kebaikan, dan keberlanjutan nilai-nilai Islami di tengah dinamika sosial modern.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Syariah, Prof. Dr. Hj. Khusniati Rofiah, M.S.I. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa mahasiswa Fakultas Syariah tidak hanya dituntut memahami teori-teori hukum Islam semata, tetapi juga harus mampu menerjemahkan nilai-nilai tersebut dalam konteks kehidupan nyata, termasuk dalam ranah keluarga.

“Keluarga merupakan pilar utama dalam membentuk masyarakat yang beradab dan berkeadilan. Oleh karena itu, mahasiswa Fakultas Syariah perlu memiliki pemahaman yang komprehensif tentang konsep keluarga maslahah, agar kelak mampu menjadi pelopor dan penggerak dalam membangun keluarga yang harmonis, adil, dan berlandaskan nilai-nilai Islam,” tutur Prof. Khusniati Rofiah dalam sambutannya.

Turut hadir dalam acara pembukaan, Ketua Prodi Hukum Keluarga Islam (HKI), Dr. Lukman Santoso, M.H., dan beberapa Dosen Fakultas Syariah yang memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini.

Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi pemaparan materi dari dua narasumber yang kompeten di bidangnya. Narasumber pertama, Hayat Priyono Wiyadi, S.Ag., M.H., yang saat ini menjabat sebagai Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Kasi Bimas) Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ponorogo, sekaligus alumni Fakultas Syariah UIN Ponorogo, menyampaikan materi bertajuk “Peran Generasi Muda dalam Menggerakkan Keluarga Maslahah di Era Modern”.

Dalam pemaparannya, beliau menekankan bahwa keluarga maslahah bukan hanya konsep normatif, tetapi juga praksis sosial yang perlu diwujudkan melalui kesadaran dan aksi nyata di masyarakat. Menurutnya, mahasiswa Fakultas Syariah memiliki potensi besar menjadi motor penggerak perubahan karena dibekali dengan pemahaman hukum Islam yang mendalam.

“Konsep maslahah dalam Islam tidak berhenti pada tataran hukum atau fatwa, melainkan harus diimplementasikan dalam tindakan nyata. Mahasiswa Syariah adalah calon pemimpin yang akan menentukan arah masa depan bangsa. Karenanya, menjadi penggerak keluarga maslahah berarti menjadi pelopor masyarakat yang berkeadilan dan penuh kasih sayang,” ujar Hayat Priyono dengan penuh semangat.

Sementara itu, narasumber kedua, Indun Fanani, S.Th.I., M.Pd., seorang Penyuluh Agama Islam di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ponorogo, menyampaikan materi tentang “Strategi Komunikasi dan Pembinaan Keluarga Islami.” Dalam paparannya, beliau menyoroti pentingnya komunikasi spiritual dan emosional dalam membangun keluarga yang harmonis.

“Keluarga bukan hanya tempat bertemu secara fisik, tetapi juga ruang spiritual yang menyatukan hati dan visi antaranggota. Mahasiswa yang kelak akan berkeluarga perlu memahami bahwa keberhasilan rumah tangga bukan semata karena ekonomi atau status sosial, tetapi karena adanya nilai-nilai iman, takwa, dan komunikasi yang baik,” ungkap Indun Fanani.

Kegiatan berlangsung secara interaktif. Para peserta aktif bertanya dan berdiskusi, menunjukkan ketertarikan besar terhadap isu-isu keluarga dan peran generasi muda dalam menjaga ketahanan keluarga di era digital. Tak sedikit mahasiswa yang mengaitkan tema keluarga maslahah dengan konteks sosial saat ini, seperti tantangan media sosial, peran perempuan dan laki-laki dalam rumah tangga, hingga isu keadilan gender dalam keluarga Muslim.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Fakultas Syariah berharap seluruh mahasiswa dapat menjadi Penggerak Keluarga Maslahah di berbagai lini kehidupan, menanamkan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin, serta menjadi teladan bagi masyarakat dalam membangun kehidupan keluarga yang seimbang, berkeadilan, dan penuh kasih sayang.

Reporter : Muqorrobin, Tim HKI

Editor : FMC

Bagikan Artikel
Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
LANGUAGE »