Jakarta – Kabar membanggakan datang dari dunia publikasi ilmiah Indonesia. Sebanyak 68 jurnal nasional berhasil menembus kuartil tertinggi (Q1) versi SCImago, sebuah pencapaian prestisius yang menunjukkan bahwa kualitas riset dan publikasi ilmiah Indonesia semakin diakui di tingkat internasional, dan Justicia Islamica menjadi salah satunya. Keberhasilan ini menjadi tonggak penting dalam penguatan posisi Indonesia di kancah akademik global, khususnya dalam bidang sosial, humaniora, dan keilmuan multidisipliner.

Di antara jurnal yang turut mengharumkan nama Indonesia tersebut, Justicia Islamica menjadi salah satu kebanggaan tersendiri. Jurnal yang berada di bawah naungan Fakultas Syariah UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo ini berhasil menunjukkan eksistensinya sebagai jurnal ilmiah berkualitas dunia berada pada posisi Q1 dengan SJR 0,42. Capaian tersebut semakin menegaskan posisi Justicia Islamica sebagai jurnal Indonesia berkelas internasional yang tidak hanya berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga berperan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa melalui publikasi ilmiah yang berkualitas, inovatif, dan berdaya saing global.
Pencapaian tersebut tidak hadir secara instan. Kesuksesan jurnal-jurnal Indonesia meraih peringkat Q1 merupakan hasil kerja kolektif berbagai pihak, mulai dari perguruan tinggi, lembaga penelitian, kementerian, hingga dunia industri. Kolaborasi yang solid dalam memperkuat tata kelola jurnal, meningkatkan kualitas artikel ilmiah, memperluas jejaring internasional, serta menjaga standar etika publikasi menjadi faktor utama yang mendorong peningkatan reputasi jurnal nasional.
Direktorat Jenderal Sains dan Teknologi (Ditjen Saintek) juga menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat ekosistem riset dan publikasi ilmiah Indonesia. Dukungan berkelanjutan terhadap peningkatan mutu jurnal diharapkan mampu melahirkan lebih banyak publikasi nasional yang memperoleh pengakuan global dan menjadi rujukan akademik internasional.
Kontributor: Tim Serambi Jurnal
Editor: FMC




