Bukti Eksistensi Alumni Fakultas Syariah di Dunia Peradilan Indonesia

Ponorogo – Nama alumni Fakultas Syariah UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo kembali harum di kancah peradilan. Eny Rianing Taro, S.Ag., M.Sy., resmi dilantik sebagai Ketua Pengadilan Agama Nganjuk, termasuk M. Safií, S.Ag., M.H., pada Selasa, 2 Juni 2026. Eny Rianing Taro merupakan lulusan Fakultas Syariah UIN Ponorogo yang meniti karier dari bawah sebagai Calon Hakim. Sebelum menjabat ketua, keduanya bertugas sebagai Hakim Pengadilan Agama di beberapa kota/kabupaten di Indonesia. Dengan gelar S.Ag. dari almamaternya, beliau dikenal memiliki keahlian mendalam di bidang hukum keluarga, hukum ekonomi syariah, dan hukum kewarisan Islam.

Perjalanan Karier dan Rekam Jejak

Sebelum memimpin instansi hukum di tanah kelahirannya, Eny Rianing Taro, S.Ag., M.Sy. telah melewati berbagai penugasan dan mutasi di beberapa wilayah Indonesia, antara lain:

  • Wakil Ketua Pengadilan Agama Amuntai (Kalimantan Selatan) – Dilantik pada Agustus 2020.
  • Wakil Ketua Pengadilan Agama Kota Kediri (Jawa Timur) – Menjabat hingga pertengahan 2021.
  • Ketua Pengadilan Agama Magetan Kelas IB (Jawa Timur) – Dipromosikan dan melantik wakilnya di sana sepanjang periode 2021 hingga September 2022.
  • Ketua Pengadilan Agama Nganjuk Kelas IA (Jawa Timur) – Kembali ke kampung halaman setelah 15 tahun merantau dinas, dan resmi memimpin PA Nganjuk sejak Juni 2026.

 

Sedangkan M. Safií, S.Ag., M.H telah melewati berbagai penugasan dan mutasi di beberapa wilayah Indonesia, antara lain:

  • Hakim di Pengadilan Agama Giri Menang
  • Wakil Ketua Pengadilan Agama Nganjuk Kelas IA
  • Wakil Ketua Pengadilan Agama Nganjuk Kelas IA, Jawa Timur
  • Ketua Pengadilan Agama Rembang
  • Ketua Pengadilan Agama Rembang, Jawa Tengah, mulai September 2022
  • Wakil Ketua Pengadilan Agama Jepara Kelas IA
  • Wakil Ketua Pengadilan Agama Jepara Kelas
  • Ketua Pengadilan Agama Kabupaten Madiun Kelas IA

Ilmu Syariah Jadi Fondasi Kepemimpinan

Bekal Ilmu Fikih, Ushul Fiqh, dan Hukum Acara yang didapat di Fakultas Syariah UIN Ponorogo menjadi pondasi utama dalam memutus perkara. Ilmu yang didapatkan di almamater dapat mewujudkan peradilan yang cepat, transparan, dan berpihak pada pencari keadilan. Dekan Fakultas Syariah UIN Ponorogo, Prof. Dr. Hj. Khusniati Rofiah, M.S.I., turut memberikan apresiasi. “Pelantikan Ibu Eny Rianing Taro dan Bapak Syafii adalah bukti nyata eksistensi alumni Fakultas Syariah UIN Ponorogo di dunia hukum Indonesia. Lulusan kami mampu bersaing dan memimpin di lembaga yudikatif. Ini jadi motivasi bagi mahasiswa agar terus mengasah kompetensi dan integritas,” ujarnya.

Tren Positif Perempuan Pemimpin Peradilan

Penunjukan Eny Rianing Taro juga menegaskan peran penting perempuan lulusan Fakultas Syariah di posisi strategis. Data Ditjen Badilag MA mencatat jumlah hakim perempuan yang menjabat ketua dan wakil ketua PA terus meningkat setiap tahun. Pelantikan ini sekaligus menjawab keraguan tentang prospek lulusan Fakultas Syariah. Dengan kompetensi akademik dan pengalaman praktik, alumni Fakultas Syariah UIN Ponorogo terbukti mampu mengisi posisi kunci di lembaga peradilan dan memberi kontribusi nyata bagi tegaknya hukum Islam di Indonesia.

Reporter : Tim FMC

Editor : FMC

Bagikan Artikel
Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
LANGUAGE »