Ponorogo – Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo menggelar kegiatan Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) bertempat di Aula Fakultas Syariah, Rabu (21/10/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh pimpinan Fakultas, Ketua dan Sekretaris Program Studi, Kepala Bagian TU, serta tenaga fungsional di lingkungan Fakultas Syariah. Sementara dari Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), hadir jajaran pimpinan LPM UIN Ponorogo.
Kegiatan RTM merupakan agenda rutin dalam siklus Penjaminan Mutu Internal sebagai wadah evaluasi terhadap implementasi sistem mutu di tingkat fakultas. Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Syariah menegaskan bahwa mutu tidak boleh berhenti sebagai dokumen, melainkan harus menjadi budaya kerja.
“Mutu yang sesungguhnya adalah mutu yang dipraktikkan sehari-hari di lembaga ini, khususnya dalam hal pelayanan. Rapat Tinjauan Manajemen ini diharapkan menjadi ruang evaluasi yang jujur agar apa yang masih kurang dapat kita perbaiki kemudian hari,” tegas Dekan.
Dekan juga menekankan pentingnya PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan) sebagai pola kerja kita dalam mengelola mutu. Ia memastikan bahwa setiap temuan yang muncul dalam RTM ini akan segera ditindaklanjuti secara serius.
LPM UIN Ponorogo, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas komitmen Fakultas Syariah dalam menjaga mutu. “Temuan-temuan nanti tidak menjadi masalah, justru itu adalah ruang untuk memperbaiki. Temuan tersebut akan kita bawa ke RTM tingkat Universitas. Kita nanti akan membicarakan temuan itu dengan indikator risiko. Terima kasih atas waktu dan kesempatan untuk bersama-sama memperbaiki mutu di UIN Ponorogo,” ujar Ketua LPM.
Kegiatan dilanjutkan dengan pembahasan temuan hasil Audit Mutu Internal (AMI). Dari total 10 Rencana Tindak Lanjut (RTL) yang dirumuskan oleh Fakultas Syariah, terdapat 4 item yang perlu dibawa dan diselesaikan di tingkat Universitas, sementara 6 item lainnya menjadi komitmen penyelesaian internal fakultas.
Pembahasan yang dipandu oleh Koordinator GKM Fakultas Syariah dan Wakil Dekan I berlangsung dinamis dengan menganalisis setiap temuan berdasarkan indikator risiko untuk menentukan prioritas perbaikan. Di akhir acara, kedua belah pihak, Fakultas Syariah dan LPM, menyatakan komitmen bersama untuk terus meningkatkan mutu Fakultas Syariah secara berkelanjutan. Kegiatan RTM ditutup dengan foto bersama.
Reporter : Tim FMC
Editor : FMC




