Fasya Media Center – Ponorogo — Fakultas Syariah UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo bersama Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) mengajukan pembukaan Program Studi Hukum Bisnis (Senin, 30 Maret 2026, Pukul 14.02 WIB). Pengajuan ini menjadi langkah penting dalam penguatan mandat akademik universitas setelah transformasi kelembagaan dari IAIN menjadi UIN.
Proses submission program studi baru tersebut dikoordinasikan dan dihadiri oleh jajaran Pimpinan Universitas, Pimpinan Fakultas, LPM, serta Tim Penyusun Dokumen Akademik. Pengajuan ini merupakan bagian dari strategi pengembangan program studi baru yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia industri di era ekonomi digital.
Pembukaan Prodi Hukum Bisnis tidak hanya dimaksudkan untuk menambah pilihan program studi, tetapi juga sebagai upaya memperluas kontribusi keilmuan Fakultas dalam ruang ekonomi modern. Dalam konteks transformasi kelembagaan UIN, pengembangan program studi baru menjadi mandat strategis agar UIN Ponorogo mampu merespons perubahan sosial, ekonomi, dan teknologi yang semakin cepat.
Integrasi Hukum, Etika dan Transformasi Digital
Program Studi Hukum Bisnis dirancang dengan distingsi keilmuan yang menekankan integrasi antara hukum, etika, dan transformasi digital. Pendekatan ini dikenal dengan konsep Ethical–Digital Business Law, yaitu pengembangan kajian hukum bisnis yang tidak hanya berorientasi pada regulasi dan praktik transaksi ekonomi, tetapi juga pada tata kelola bisnis yang beretika, akuntabel, dan berkelanjutan.
Distingsi tersebut tercermin dalam rancangan kurikulum yang mengintegrasikan kajian hukum perusahaan, hukum kontrak bisnis, hukum pasar modal, cyber law, serta praktik legal drafting dan penyelesaian sengketa bisnis. Selain itu, mahasiswa nantinya juga diarahkan untuk memahami ekosistem hukum bisnis kontemporer, termasuk praktik hukum korporasi, regulasi ekonomi digital, hingga tata kelola perusahaan berbasis integritas.
Secara ringkas, visi Program Studi Hukum Bisnis adalah: “Terdepan dalam Pengembangan Jejaring Ilmu dan Profesi Hukum Bisnis yang Unggul, Etis, Inovatif, dan Berkelanjutan untuk mewujudkan Masyarakat Madani”. Visi ini diterjemahkan dalam sejumlah misi utama, antara lain menyelenggarakan pendidikan hukum bisnis berbasis mutu akademik, mengembangkan riset yang responsif terhadap dinamika ekonomi modern, serta memperkuat kemitraan dengan lembaga hukum, dunia usaha, dan regulator.
Desain Kurikulum
Dalam desain kurikulumnya, program studi ini juga mengadopsi pendekatan Outcome-Based Education (OBE) yang diselaraskan dengan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) level sarjana. Melalui pendekatan tersebut, lulusan diharapkan memiliki keseimbangan antara penguasaan teori hukum bisnis, keterampilan analisis hukum, serta integritas etika profesi.
Sebagai bagian dari implementasi kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), mahasiswa didorong untuk mengikuti kegiatan magang dan praktik profesional pada berbagai institusi yang relevan dengan bidang hukum bisnis. Institusi tersebut mencakup lembaga peradilan perdata dan niaga, kantor advokat dan notaris, serta regulator di sektor keuangan. Selain itu, mahasiswa juga dapat memperoleh pengalaman praktik pada perusahaan fintech maupun divisi legal di berbagai korporasi.
Program Studi Hukum Bisnis diharapkan menjadi salah satu program unggulan baru di Fakultas Syariah UIN Ponorogo. Kehadirannya tidak hanya memperkaya khazanah keilmuan hukum di lingkungan Fakultas, tetapi juga diharapkan mampu melahirkan sarjana hukum yang siap menghadapi kompleksitas dunia bisnis modern dengan berlandaskan pada etika dan tanggung jawab sosial. (AR)
Kontributor: Tim GKM Fasya
Editor: FMC




