Ponorogo, 19 Agustus 2026 – Rangkaian kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Fakultas Syariah 2026 diisi dengan perkenalan unit pendukung akademik. Laboratorium Fakultas Syariah dan LKBH Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Ponorogo turut memperkenalkan diri di hadapan mahasiswa baru untuk memotivasi dan memberikan gambaran dunia perkuliahan di Fakultas Syariah.
Kegiatan ini bertujuan agar mahasiswa baru sejak awal memahami fasilitas dan layanan yang dapat menunjang proses belajar serta pengembangan diri selama kuliah.
Laboratorium Fakultas Syariah: Penunjang Keilmuan Mahasiswa
Laboratorium Fakultas Syariah diperkenalkan langsung oleh Novi Fitia Maliha, M.H.I., selaku Koordinator Laboratorium Fakultas Syariah. Dalam pemaparannya, beliau menegaskan bahwa laboratorium hadir sebagai penunjang keilmuan mahasiswa agar teori di kelas dapat dipraktikkan secara langsung.
Saat ini Fakultas Syariah memiliki 4 laboratorium utama:
- Laboratorium Peradilan – Sebagai sarana simulasi persidangan dan praktik beracara
- Laboratorium Falak – Untuk pembelajaran ilmu falak, astronomi, dan perhitungan kalender Islam
- Laboratorium Kewirausahaan – Mendukung mahasiswa mengembangkan jiwa bisnis dan keterampilan wirausaha
- Laboratorium Keagamaan – Menunjang praktik ibadah dan pendalaman ilmu keagamaan.

“Laboratorium-laboratorium ini akan menjadi penunjang keilmuan mahasiswa dan setiap laboratorium terdapat komunitas mahasiswa seperti RAC dan Kopermu. Disetiap laboratorium memiliki koordinator serta pengelola dari kalangan dosen Fakultas Syariah profesional sesuai bidangnya. Manfaatkan fasilitas ini dengan baik untuk mengasah skill dan kompetensi kalian,” pesan Koordinator Laboratorium Fakultas Syariah.
LKBH Fasya: Konsultasi dan Bantuan Hukum untuk Mahasiswa dan Masyarakat
Sesi dilanjutkan dengan perkenalan Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) Fakultas Syariah. Dihadiri oleh tim LKBH, pemateri menyampaikan peran strategis LKBH bagi lembaga, sivitas akademika, mahasiswa, hingga masyarakat umum.
LKBH hadir untuk memberikan layanan konsultasi hukum, bantuan hukum, dan pendampingan kasus. Bagi mahasiswa, LKBH menjadi tempat belajar praktik hukum, magang, dan pengembangan klinik hukum, bahkan konsultasi hukum. Sedangkan bagi masyarakat, LKBH menjadi wujud pengabdian Fakultas Syariah dalam memberikan akses keadilan.
“Mahasiswa bisa belajar langsung di LKBH. Mulai dari konsultasi, pembuatan dokumen hukum, hingga terjun mendampingi masyarakat. Ini pengalaman yang tidak didapat di kelas,” jelas Tim LKBH.
Motivasi untuk Mahasiswa Baru
Perkenalan Laboratorium dan LKBH Fakultas Syariah UIN Ponorogo ini mendapat antusiasme tinggi dari mahasiswa baru. Diharapkan, dengan mengenal fasilitas ini sejak awal, mahasiswa dapat merencanakan aktivitas akademik dan non-akademik, serta mengambil peran aktif dalam pengembangan diri selama kuliah di Fakultas Syariah UIN Ponorogo.
Dengan dukungan laboratorium yang lengkap dan LKBH yang aktif, Fakultas Syariah optimis dapat mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara teori, tetapi juga terampil dan siap bersaing di dunia kerja.
Reporter : Tim FMC
Editor : FMC




