Watoe Dhakon Observatory dan Reog Astronomy Club UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Gelar Praktik Rukyatul Hilal 1 Ramadhan 1447 H

Ponorogo – Watoe Dhakon Observatory (WDO) bersama Reog Astronomy Club (RAC) Fakultas Syariah UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo sukses menggelar kegiatan Praktik Rukyatul Hilal 1 Ramadhan 1447 Hijriah pada Rabu (18/2/2026). Kegiatan ini dilaksanakan di Observatorium Kampus I, Jl. Pramuka 156, dan berlangsung dengan penuh khidmat serta antusiasme tinggi dari seluruh peserta.

    Kegiatan ini diikuti oleh pengurus dan anggota Reog Astronomy Club, mahasiswa kelas Konsentrasi Ilmu Falak, serta mahasiswa lintas fakultas yang memiliki minat terhadap astronomi dan ilmu falak. Tidak hanya mahasiswa, jajaran dekanat serta para dosen Fakultas Syariah juga turut hadir dan memberikan dukungan penuh terhadap terselenggaranya kegiatan akademik tersebut.

Edukasi Praktik Ilmu Falak

Praktik rukyatul hilal ini bertujuan untuk mengedukasi mahasiswa mengenai teknik observasi hilal serta penerapan langsung teori Ilmu Falak yang telah dipelajari di kelas. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memahami aspek konseptual penentuan awal bulan hijriah, tetapi juga mampu mempraktikkan metode observasi menggunakan instrumen astronomi secara langsung.

Acara pembukaan berlangsung khidmat dengan rangkaian sambutan dari jajaran pimpinan. Sambutan pertama disampaikan oleh Dekanat Fakultas Syariah yang diwakili oleh Dr. Abid Rohmanu, M.H.I. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya integrasi antara teori dan praktik dalam pengembangan keilmuan falak, serta apresiasi terhadap kolaborasi antara observatorium dan organisasi mahasiswa.

Selanjutnya, sambutan diberikan oleh Kepala Watoe Dhakon Observatory, Imroatul Munfaridah, M.S.I., yang menekankan pentingnya penguasaan teknik observasi modern sebagai bagian dari penguatan kompetensi mahasiswa di bidang astronomi Islam. Rangkaian pembukaan ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Prof. K.H. Abdul Mun’im Sholeh, M.Ag., memohon kelancaran dan keberkahan dalam pelaksanaan kegiatan.

Simulasi Rukyatul Hilal

Memasuki acara inti, peserta mengikuti simulasi rukyatul hilal yang dipandu oleh tim instruktur berpengalaman, yaitu Khairil Umami, M.S.I., Hj. Novi Fitia Maliha, M.H.I. dan Dr. Nihayatur Rohmah, M.S.I. Dalam sesi ini, peserta mendapatkan penjelasan teknis mengenai prosedur pengamatan hilal, penggunaan teleskop, teknik penentuan arah, hingga analisis posisi bulan berdasarkan data astronomi.

Berdasarkan perhitungan astronomis, posisi hilal pada saat observasi berada pada ketinggian sekitar 8 derajat dengan nilai elongasi 11 derajat, yang secara teori telah memenuhi kriteria visibilitas tertentu dalam parameter imkan rukyat. Kondisi tersebut memberikan peluang cukup baik untuk dilakukan pengamatan secara simulatif dan edukatif.

Para peserta tampak antusias mengikuti setiap tahapan simulasi, mulai dari pengaturan alat, kalibrasi teleskop, hingga proses pencarian posisi hilal di ufuk barat. Kegiatan ini menjadi pengalaman berharga, khususnya bagi mahasiswa Konsentrasi Ilmu Falak, karena mereka dapat melihat secara langsung implementasi teori hisab dan rukyat dalam praktik lapangan.

Penguatan Tradisi Keilmuan

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Fakultas Syariah UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo dalam menjaga dan mengembangkan tradisi keilmuan falak yang berbasis pada integrasi sains dan syariat. Kolaborasi antara Watoe Dhakon Observatory dan Reog Astronomy Club diharapkan dapat terus berlanjut sebagai wadah pembelajaran aplikatif dan pengembangan riset mahasiswa.

Dengan terselenggaranya praktik rukyatul hilal ini, mahasiswa diharapkan semakin memahami pentingnya akurasi, metodologi ilmiah, serta tanggung jawab akademik dalam penentuan awal bulan hijriah, khususnya menjelang datangnya bulan suci Ramadhan 1447 H.

Simbol Kebersamaan dan Rasa Syukur

Setelah rangkaian rukyat selesai, kegiatan ditutup dengan makan bersama seluruh peserta dan dosen. Panitia telah menyiapkan tumpeng sebagai simbol kebersamaan sekaligus tradisi Megengan dalam menyambut dan mensyukuri datangnya awal bulan suci Ramadhan 1447 H.

Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terasa saat seluruh sivitas akademika duduk bersama menikmati hidangan. Momentum ini tidak hanya menjadi ajang akademik, tetapi juga mempererat ukhuwah dan semangat kolaborasi antar mahasiswa, dosen, dan pengelola observatorium.

Kontributor : Tim RAC

Editor : FMC

Bagikan Artikel
Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
LANGUAGE »