Kediri, 14 Oktober 2026 — Fakultas Syariah UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo berkolaborasi dengan Fakultas Syariah UIN Syekh Wasil Kediri dan Fakultas Syariah Universitas Darussalam Gontor dalam penyelenggaraan The 3rd International Conference on Islamic Law (ICIsLaw) 2026.
Konferensi berlangsung secara hibrida di UIN Syekh Wasil Kediri, Rabu (14/10/2026), dengan mengangkat tema “Islamic Law in a Changing Global Landscape: Adaptation, Integration, and Justice.”
Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Syariah UIN Syekh Wasil Kediri, Dr. Zayad Abd. Rahman, M.H.I., menyampaikan apresiasi kepada fakultas mitra, khususnya Fakultas Syariah UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo dan Fakultas Syariah UNIDA Gontor. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh narasumber, pemakalah, dan pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan konferensi.
Rektor UIN Syekh Wasil Kediri, Prof. Dr. Wahidul Anam, M.Ag., dalam sambutannya menyoroti cepatnya perubahan dunia, termasuk perkembangan kecerdasan buatan (artificial intelligence) dan kejahatan siber (cybercrime). Menurutnya, hukum Islam perlu memiliki kemampuan untuk merespons perkembangan tersebut.
Wahidul Anam juga menekankan pentingnya agar pembahasan berbagai isu global tidak berhenti pada tataran wacana. Kajian akademik diharapkan memiliki relevansi bagi penyelesaian persoalan masyarakat. Pada kesempatan tersebut, Rektor secara resmi membuka ICIsLaw 2026.
Konferensi ini menerima 198 abstrak dari berbagai institusi, dengan 128 artikel dinyatakan diterima melalui proses seleksi. Presentasi artikel dijadwalkan dalam 12 panel paralel, terdiri atas tiga panel luring dan sembilan panel daring. Forum ini juga menghadirkan lima pembicara undangan dari Indonesia dan luar negeri.
Partisipasi Fakultas Syariah UIN Ponorogo tercermin melalui 15 artikel ilmiah yang melibatkan 16 penulis dan tersebar dalam tujuh panel.Kajian yang diajukan mencakup hukum keluarga, politik hukum, hukum ekonomi Islam, serta transformasi digital. Selain itu, Dr. Ahmad Junaidi, M.H.I., dari Fakultas Syariah UIN Ponorogo menjadi salah satu pembicara undangan dalam sesi pleno internasional.
Kolaborasi penyelenggaraan ICIsLaw 2026 menjadi bagian dari penguatan jejaring akademik antarfakultas syariah. Bagi Fakultas Syariah UIN Ponorogo, keterlibatan sebagai mitra penyelenggara sekaligus kontributor keilmuan membuka ruang pengembangan kerja sama, pertukaran gagasan, dan peningkatan kontribusi riset hukum Islam pada tingkat internasional.




