Eksistensi Family Studies Corner (FSC) Fakultas Syariah Dimulai: FSC Digandeng Kemenag Ponorogo Perkuat Resiliensi Keluarga Pekerja Migran Indonesia

Ponorogo – Eksistensi laboratorium baru Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo, Family Studies Corner (FSC), mulai terlihat nyata di tengah masyarakat. Koordinator FSC, Dr. Hj. Isnatin Ulfah, M.H.I., tampil sebagai narasumber dalam kegiatan Pembinaan Keluarga Sakinah bagi Keluarga Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang digelar Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Ponorogo di Aula UPT Dinas Pendidikan Kecamatan Sawoo, Selasa (6/10/2026).

Kegiatan yang mengangkat tema “Resiliensi Keluarga Sakinah bagi Keluarga Pekerja Migran Indonesia” ini diikuti sekitar 40 peserta dan menjadi langkah preventif Kemenag untuk memperkuat ketahanan keluarga PMI dan mencegah perceraian.

Keterlibatan akademisi Fakultas Syariah sekaligus Koordinator FSC dalam kegiatan ini menjadi bukti awal dari fungsi pengabdian dan fungsi jejaring FSC Fakultas Syariah, yakni sebagai ruang akademik yang tidak hanya mengkaji di kampus, tetapi hadir menjawab persoalan keluarga di masyarakat.

Sebagai laboratorium dengan basis Hukum Keluarga Islam dan pendekatan interdisipliner, FSC membawa dua gagasan utama dalam pembinaan ini:

  1. Kelenturan Peran melalui Androgini Relasional: Keluarga PMI tidak bisa menerapkan pembagian peran kaku. Ketika istri bekerja di luar negeri, suami di rumah perlu mengambil peran lebih besar dalam pengasuhan dan domestik, sementara istri tetap berperan dalam pengambilan keputusan lewat komunikasi digital. Yang dibutuhkan bukan pembagian 50:50 matematis, tetapi pembagian yang fleksibel, adil, dan berorientasi maslahat.
  2. Relasi Mubadalah / Kesalingan: Suami-istri ditempatkan sebagai partner yang saling mendukung dan berbagi beban. Jarak tidak boleh menjadi alasan menjauh secara emosional, tetapi dikelola dengan komunikasi sehat, saling percaya, dan penghargaan atas pengorbanan pasangan.

Kegiatan ini sejalan dengan visi FSC: “Menjadi ruang akademik unggulan dalam pengembangan studi keluarga berbasis Hukum Keluarga Islam, pendekatan interdisipliner, keadilan, dan kemaslahatan untuk memperkuat ketahanan dan kesejahteraan keluarga,” dengan tagline “Mengkaji Keluarga, Menguatkan Kemaslahatan.”

Dekan Fakultas Syariah, Prof. Dr. Hj. Khusniati Rofiah, M.S.I., menyambut baik kiprah perdana FSC ini. “Inilah wujud nyata fungsi FSC. Kami ingin laboratorium ini tidak berhenti di seminar dan publikasi, tapi menjadi Family School dan Family Policy Brief yang hidup di masyarakat. Kolaborasi dengan Kemenag Ponorogo adalah bukti prinsip kami: Different Focus, Shared Commitment, Strategic Collaboration,” ujar Dekan.

Fakultas Syariah bersama Family Studies Corner (FSC)berharap dapat meberikan manfaat dan pengabdian nyata kepada masyarakat dengan seluas-luasnya.

Kontributor : Tim FSC

Editor : FMC

Bagikan Artikel
Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
LANGUAGE »