Fasya Media Center – Denpasar — Dua mahasiswa Fakultas Syariah UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo, Ahmad Fauzi Umar dan Faminnata Daffa Nur Asa, menjadi perwakilan kampus dalam kegiatan Indonesia Mediation Summit & Indonesia Arbitration Week 2025 yang diselenggarakan di Quest Hotel Denpasar Bali pada hari Rabu 5 November 2025. 
Dalam kegiatan tersebut, UIN Ponorogo berhasil meraih Juara 1 dan Juara 2 pada kompetisi INARMAC (Indonesia Arbitration and Mediation Competition). Sebagai perwakilan kampus, Ahmad Fauzi Umar dan Faminnata Daffa Nur Asa hadir untuk menerima penghargaan secara langsung atas capaian luar biasa tersebut.
Penyerahan penghargaan dilakukan oleh Prof. Sabela Gayo, S.H.,M.H., Ph.D., CPM., CPC., CPA.CPArb, selaku Presiden Dewan Sengketa Indonesia (DSI). Prof. Sabela menyampaikan apresiasi tinggi terhadap partisipasi aktif mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi, terutama UIN Kiai Ageng Muhammad Besari, yang dinilai menunjukkan kualitas dan kemampuan luar biasa dalam bidang mediasi dan arbitrase.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, S.H., M.Sc, yang hadir sebagai Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) sekaligus memberikan pidato sambutan. Dalam kesempatan tersebut, beliau menekankan pentingnya peningkatan kapasitas di bidang penyelesaian sengketa alternatif (Alternative Dispute Resolution) sebagai bagian dari penguatan sistem hukum nasional.
Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa Fakultas Syariah UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo mampu bersaing di tingkat nasional dan berkontribusi dalam pengembangan keilmuan hukum khususnya dalam mediasi dan arbitrase di Indonesia.
Dekan Fakultas Syariah UIN Ponorogo., Prof. Dr. Hj. Khusniati Rofiah, M.S.I., saat ditemui di Fakultas Syariah menyampaikan rasa bangga atas prestasi tersebut. “Kami sangat mengapresiasi perjuangan dan dedikasi para mahasiswa. Penghargaan ini adalah hasil dari kerja keras, semangat, dan komitmen mereka untuk membawa nama baik Fakultas Syariah UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo di tingkat nasional,” ujarnya.
Dengan capaian ini, Fakultas Syariah UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo terus berkomitmen untuk mendorong mahasiswanya aktif dalam kompetisi dan kegiatan akademik yang mendukung penguatan keilmuan hukum Islam dan penyelesaian sengketa.
Kontributor : Tim Kopermu
Editor : FMC




