Menatap Bulan di Bawah Langit Ponorogo: INOMN 2026 Makin Istimewa dengan Kehadiran Rektor UIN Ponorogo

Ponorogo — Langit malam Ponorogo menjadi saksi kemeriahan International Observe the Moon Night (INOMN) yang digelar Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo dalam rangkaian Falak Camp 2026, Sabtu malam (19/9/2026). Kegiatan yang dikemas dalam suasana edukatif dan kekeluargaan tersebut menghadirkan pengalaman istimewa bagi para peserta ketika Rektor UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo, Prof. Dr. Hj. Evi Muafiah, M.Ag., hadir secara surprise bersama keluarga untuk mengamati Bulan melalui teleskop. 

Kehadiran Rektor di tengah kegiatan menjadi kejutan tersendiri bagi peserta Falak Camp. Dengan menggunakan teleskop yang telah disiapkan panitia, Rektor bersama keluarga turut menikmati pengalaman mengamati permukaan Bulan secara langsung. Kehadiran tersebut sekaligus menunjukkan dukungan terhadap kegiatan edukasi astronomi dan ilmu falak yang diselenggarakan Fakultas Syariah.

Prof. Dr. Hj. Evi Muafiah, M.Ag. menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan INOMN. Menurutnya, kegiatan pengamatan benda langit seperti ini memberikan pengalaman langsung kepada peserta dan diharapkan dapat memberikan manfaat serta menambah wawasan mereka tentang astronomi dan ilmu falak.

Suasana INOMN semakin semarak dengan hadirnya mahasiswa Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah UIN Ponorogo, serta mahasiswa Pascasarjana UIN Walisongo Semarang. Kehadiran lintas fakultas dan lintas perguruan tinggi tersebut memperkaya interaksi akademik sekaligus menunjukkan bahwa astronomi dan ilmu falak dapat menjadi ruang perjumpaan berbagai bidang keilmuan.

Kegiatan tidak berhenti pada pengamatan Bulan menggunakan teleskop. Panitia juga menghadirkan sesi materi yang memberikan pengetahuan kepada peserta mengenai objek langit dan pengamatan astronomi. Peserta kemudian diajak mengikuti quiz yang dikemas secara interaktif untuk menguji pengetahuan sekaligus membangun suasana belajar yang menyenangkan.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Mereka bergantian menggunakan teleskop untuk mengamati Bulan dan menikmati pengalaman yang mungkin tidak setiap hari dapat dilakukan. Bagi sebagian peserta Falak Camp, pengalaman tersebut menjadi kesempatan untuk menghubungkan materi ilmu falak yang diperoleh dengan fenomena astronomi yang dapat diamati secara langsung.

Kemeriahan INOMN semakin lengkap ketika panitia memberikan kejutan kepada salah seorang peserta yang sedang berulang tahun. Di tengah acara, peserta tersebut mendapatkan ucapan dan kejutan dari panitia yang disambut meriah oleh seluruh peserta. Suasana semakin riuh ketika panitia menyalakan kembang api secara bertubi-tubi, menciptakan momen perayaan yang penuh kegembiraan di bawah langit malam.

Rangkaian INOMN dalam Falak Camp 2026 akhirnya tidak sekadar menjadi kegiatan mengamati Bulan. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi ruang edukasi, silaturahmi, dan rekreasi ilmiah yang mempertemukan pelajar, mahasiswa, dosen, dan pimpinan universitas dalam suasana yang hangat.

Melalui kegiatan tersebut, Fakultas Syariah UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo terus menunjukkan bahwa ilmu falak dapat dipelajari dengan pendekatan yang menarik, interaktif, dan dekat dengan pengalaman nyata. Langit malam pun menjadi ruang belajar bersama—tempat ilmu pengetahuan, keislaman, dan kebersamaan bertemu dalam satu kegiatan.

Kontributor : Tim WDO

Editor : FMC

Bagikan Artikel
Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
LANGUAGE »