Fasya Media Center – Ponorogo, 29 November 2025 — Reog Astronomy Club (RAC) Fakultas Syariah UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo kembali menunjukkan komitmennya dalam menumbuhkan kecintaan terhadap ilmu pengetahuan, khususnya astronomi, di kalangan pelajar sekolah dasar. Kali ini, RAC melaksanakan kegiatan edukatif bertajuk “Road to School” di MI Ma’arif Hidayatul Mubtadi’in, Pakis, Krebet, Jambon, Ponorogo.
Kegiatan yang diikuti oleh sekitar 128 siswa kelas 5 dan 6 ini berlangsung penuh semangat dan antusiasme. Melalui program ini, tim Reog Astronomy Club berupaya memperkenalkan dasar-dasar ilmu astronomi dengan cara yang menyenangkan dan mudah dipahami oleh anak-anak.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini didampingi langsung oleh para anggota tim Reog Astronomy Club, yaitu Abdullah Dzaky Abbiyu Muhyidin, Fatma Elzahra Latif, Sintya Putri Wulandari, Aulia Fitri Andriani, Ahmad Watsiq Muntaha, Muhammad Farhan Umar, Melyza Salsabila, Muhaimin Isnaini, dan Nindya Wardani Dizfa. Seluruh tim terlibat aktif mengajar, mendampingi, serta menginspirasi para siswa melalui pendekatan kreatif.
Acara dimulai di dalam kelas dengan pengenalan materi dasar astronomi. Metode penyampaian dilakukan melalui cerita dan permainan interaktif (games), sehingga siswa dapat belajar sambil bermain. Suasana semakin meriah ketika tim RAC membagikan souvenir menarik bagi siswa yang mampu menjawab pertanyaan seputar materi dengan benar. Canda tawa dan rasa penasaran memenuhi ruang kelas, mencerminkan semangat belajar yang luar biasa.

Usai sesi materi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik pengamatan Matahari menggunakan teleskop di halaman sekolah. Para siswa tampak sangat antusias melihat langsung bintang terdekat dari Bumi tersebut. Menariknya, tidak hanya siswa kelas 5 dan 6 yang ikut serta, tetapi seluruh siswa dari kelas 1 hingga guru pun turut bergabung untuk menyaksikan fenomena ini.
Selama proses pengamatan, kegiatan didampingi oleh Imroatul Munfaridah, M.S.I., selaku pembina Reog Astronomy Club sekaligus Koordinator Watoe Dhakon Observatory. Beliau memastikan setiap siswa mendapatkan pengalaman belajar yang aman dan berkesan saat menggunakan teleskop untuk pertama kalinya. Pendampingan profesional ini membuat suasana kegiatan terasa edukatif namun tetap menyenangkan.
Kepala MI Ma’arif Hidayatul Mubtadi’in, Hanik, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas kunjungan dan kegiatan edukatif ini. Ia berharap kerja sama semacam ini dapat terus berlanjut di masa mendatang, karena kegiatan semacam ini mampu menumbuhkan minat belajar sains yang positif sejak usia dini. “Kami sangat senang, anak-anak menjadi lebih antusias belajar tentang alam semesta,” ungkapnya.
Kegiatan Road to School ini merupakan salah satu bentuk implementasi nyata dari pengabdian masyarakat mahasiswa UIN Ponorogo, khususnya dalam bidang literasi sains dan astronomi. Melalui pendekatan berbasis pengalaman langsung (hands-on learning), siswa dapat mengenal astronomi bukan hanya dari buku, tetapi dari pengalaman mengamati langit secara nyata.
Menurut salah satu anggota RAC, kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat bagi siswa, tetapi juga menjadi ajang bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan komunikasi ilmiah dan kepedulian sosial. “Kami ingin anak-anak tahu bahwa belajar sains itu seru dan bisa dilakukan dengan cara yang menyenangkan,” ujar Abdullah Dzaky Abbiyu Muhyidin, perwakilan tim RAC.
Melalui program Road to School, Reog Astronomy Club berharap dapat terus memperluas jangkauan kegiatan edukasi astronomi ke berbagai sekolah di Ponorogo dan sekitarnya. Dengan semangat berbagi ilmu dan inspirasi, RAC berkomitmen untuk menumbuhkan generasi muda yang gemar meneliti, berpikir kritis, dan mencintai keindahan langit malam.
Kontributor : Tim RAC
Editor : FMC




